CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Senin, 12 Desember 2011

A GIFT FOR YOU [PART 1]


MAIN CAST :
  1. Yesung
  2. Shin Young Ae
  3. Leeteuk
  4. Hyun mi
GENRE: COMEDI ‘N ROMANCE (MAYBE)
PROLOG:
Shin Young ae punya kekuatab roh. Setiap saat ia dicekam ketakutan, karena dia bisa melihat roh gentayangan. Suatu hari ia bertemu leeteuk, sesosok roh yang baik hati dan selalu mendukungnya. Berkat Teukie, Ae bisa mendekati yesung. Cowok yang sudah lama di sukainya. Tapi masih ada tugas yang harus diselesaikan gadis itu… dia harus menyatakan perasaannya sebelum semuanya terlambat.
Ae VOP
“ di rumahmu ada roh perempuan yang tewas terbakar waktu kebalkaran “
“ Roh perempuan !!? ” (gugup)
“ Tenang saja, akan segera ku usir “
“ Mohon Bantuannya “ itu yang sering dibcarakan Ibuku bersama pasiennya. Seluruh anggota keluargaku punya kekuatan roh. Ibuku bekerja sebagai pengusir roh gentayangan. Kemudian akupun bisa melihat arwah.
“ jangan mendekat!!! “ aku terus berlari, aku selalu melihat pemandangan menakutkan.
“ ae? “
“ Yesung oppa!? “
“ kenapa kamu ngos-ngosan begitu “
“ Ah… Aniyooo “ jawabku. Aku nggak bisa bilaang kalau tadi aku dikejar roh berlumuran darah. Eh… orang itu roh juga!! Kenapa ia terus melihat kearah kelas itu, “ kamu!! “ tanya roh itu, “ tidak takut pdaku? “
***
“ Oh, namamu Shin Young ae. Nama yang manis sekali!” aku tersenyum, “Leeteuk imnida! Panggil saja teukie atau angel. Baru kali ini ada yang bisa melihatku”
“kenapa namamu angel? Karena kamu roh kah?”
“Anio. Aku hanya senang di panggil begitu. Oh ya, aku panggil kami Youn-teuk yah. Boleh kan. Boleh dong. Masa nggak boleh”
“maksa! Bisa nggak jangan ribut begini”
“hahahha. Mianheyo, jeongmal mianhe” cwok ini keren seperti Yesung tapi sifatnya sama sekali berbeda.
“soal berikutnya jawab Yesung” perintah ajussi Ahn wook.
“Baik” jawabnya pendek lalu tersenyum *woah bikin melting, “… … demikian” tutupnya.
“Betul!” sambung ajussi Ahn Wook. Keren dah.
“Youngteuk kau suka yesung ya?” ujar teukie padaku, “APAAAAA!!!!!!!!!!!!!!” karna kaget aku berteriak sangat keras. Sampai-sampai Yesung mendengarnya. Ajussi Ahn Wook juga. Semua orang di kelas mendengarnya. Ajussi Ahn wook lalu menegurku.
“ada apa young ae?”
“ah… anio” jawabku gugup.
***
“lho! Kamu merokok? Kan baru 15 tahun teukie”
“Kalau masih hidup umurku 19 tahun, 2 tahun lebih tua darimu” jawab leeteuk, “apa kamu nggak menyatakan perasaanmu pada yesung?”
“mwo? Menyatakan perasaan. Ma… mana bisa begitu. Aku nggak punya kelebihan apapun selain kekuatan roh. Sedangkan Yesung pintar dan keren. Ketua osis lagi. Aku nggak pantas untuknya”
“tapi kamu menyukainyakan”
“iya…” sejak SD aku sangat mengaguminya. Kami pernah sekelas waktu kelas 2. Tapi waktu masuk SMA ternyata kita satu SMA. Dan dia ingat siapa namaku. Aku senag sekali.
“sayang kalau perasaan itu kamu kubur dalam hati saja. Mumpung sedang ada di dekatnya… kalau plinplan begini nanti kamu menyesal lho!” saran leeteuk sambil tersenyum beberapa saat. Mimik wajahnya kemudian berubah seperti ada sesuatu yg disembunyikan dan, “ehm… besok kita main lagi ya. annyeong“ tutup teukie. Dia mau pulang kemana ya? Leeteuk mungkin masih ada yg mengganjal di hatinya…
***
Aishhh… berat sekali buku-buku ini. Malah Ruang guru masih jauh lagi, “tumpukan buku apa itu?” tanya teukie.
“buku-buku yg harus di simpan di perpustakaan. Aku kan pengurus di sana” jawabku sambil menahan buku itu agar tidak terjatuh.
“mengurus perpustakaan sendirian pasti repot kan?”
“Tidak kok. Ada seorang cowok lagi. Tapi dia sudah pulang. Tak apa aku bisa bereskan sendiri. Sudah biasa” balasku.
“aku bisa bereskan sendiri kok!!” lanjut leeteuk sambil menirukan gaya dan caraku berbicara tadi, “jangan terlalu mandiri di depan orang yang kamu sukai. Saatnya harus minta tolong. Kamu harus minta tolong”
“A geurayo…” jawabku sambil mengangguk.
“ne. cowok paling suka kalau di andalkan cewek. Coba anggap aku pengurus perpustakaan juga. minta tolong kepadaku”
“eh, tapi aku nggak bisa berakting”
“……” leeteuk menatapku tajam jadi baiklah.
“Ma…maaf. Apa kamu bisa membantuku?”
“PLAK!!” leeteuk memukul kepalaku, “agak terlalu kaku. Lebih luwes sedikit dong! Hahaha. Tapi aku suka sikapmu yg lugu” sambungnya, “ah… Youngteuk diasana ada yesung. Ayo ucapkan yg tadi padanya!!”
“enggak bisa… aku tidak punya alasan untuk itu”
“biar aku yg bikin alasannya untukmu ya” sarannya dengan senyum evil dan FUUUHHH… HYYYAAAA. Ia meniup buku-buku yg ku bawa sampai semuanya terbang dan jatuh berantakan. Akupun ikut terjatuh karenanya.
“eotteko? Hah… itu jurus pamungkasku. Itu tiupan kuping. Hahaha! Pasti bikin kaget semua orang” kata leeteuk sambil terus tertawa bangga. Tapi aku tidak menganggapnya lucu, aku sangat marah padanya.
“Aissshh.. tidak ku sangka kau iseng begini teukie-ssi” kataku sambil mengepalkan tangan.
“apa kamu baik-baik saja?” tanya yesung yang tiba-tiba sudah ada di hadapanku.
“I… iya. Aku nggak apa-apa kok.”
“Youngteuk jangan jawab begitu. Kalau nggak ngomong sekarang nati kamu menyesal lho. Ayo kerahkan keberanianmu. Hwaiting!!” semangat leeteuk.
Baiklah, “maaf… aku harus membawa semua buku ini ke ruang guru. Apa kau bisa membantuku?”
“Ne. Wae andwe!” jawab yesung-ssi. Bisa berduaan dgn yesung rasanya senag sekali. Tapi bagaimana ini. Aku nerveos berat. Nggak bisa berjalan dgn wajar. Teukie pasti sudah tidak ada di sampingku. Dia pasti kabur lagi.
“Young Ae” sapa yesung.
“I… iya.”
“waktu kelas 2 kita pernah sekelas yah. Tapi aku sangat mengingatmu”
“ekh…”
“aku sangat mengingatmu karena kamu sering jatuh” sambung yesung membuatku terkejut.
“mwo?? A… aku nggak sering jatuh kok. Kamu salah paham. Kebetulan saja kau ada saat aku jatuh. Aku cma 3 kali jatuh kok. 3 kali!”
“hahaha… kamu ini beda dgn yg lainnya ya. Anggak pake aksesoris yg aneh-aneh. Juga nggak bohong. Meskipun aku nggak pernah mengobrol banyak dgnmu, tapi aku tahu kau gadis yang baik. Aku pergi dula ya” tutupnya saat sudah sampai di ruang guru. Jalan dgn yesung sejauh apapun tidak terasah ya. Ternyata sudah sampai. Yesung ingin segera pergi tapi aku harus mencegahnya.
“yesung-ssi” teriakku cukup keras berhrapa ia akan berbalik ke arahku.
“ya??” ia membalikkan badan membuatku sedikit lega.
“ma… maaf. Apa kamu sudah punya pacar?”
“belum. Annyeong!!” jawabnya. A geurayo. Belum punya pacar ya. Lalalalalala… senagnya hatiku bisa mengobrol dgn yesung. Ini semua berkat leeteuk.
***
“ada apa sih? Sejak pulang sekolah senyum-senyum geje terus” tanya ammaku.
“hah. Tidak apa” akhirnya sejak kejadian itu leeteuk tak pernah muncul lagi. Padahal aku ingin menyampaikan terimakasih padanya. Selama ini aku tidak ingin melihat roh. Tapi aku senag, bisa bertemu roh sebaik leeteuk.
“eomma, kalau ortang mati masih ada di dunia itua rtinya dia masih punya ganjalan di hatinya ya?”
“ya begitulah. Banyak roh yang belum siap meninggalkan dunia ini. Terutama orang sebayamu.. masih punya impian besar. Merasa sedih meninggalkan keluarga. Atau datang menemui orang yg sangat dipikirkannya” balas ammaku. Aku ingat jelas kata teukie. Dia bilang kalau plinplan nati bisa menyesal. Mungkin…
***
teukie di mana sih. Dia nggak membencikukan. Aisshh…. Sudah kucari di mana-mana tapii nggak ketemu. Eh… itukan yesung dan Hyun Mi. hyun Mi, dia adalah salah seorang yang berbicara pada yesung. Mereka berdua sangat serasi.
“ah.. teukie” teriakku saat melihatnya kembali menatap ke arah sebuah keras, “kamu pergi ke mana saja? Aku cemas tahu”
“mianhe, jeongmal mianhe youngteuk. Aku iseng keliling-keliling. Youngteuk ada rencana sepulang sekolah nanti? Ke taman yuk”
“eh.. iya”
“asyik! Kita nikamati sinar matahari sore ya. Sepulang sekolah nanti aku jemput. Ok!” dia mau kemana sih. Aneh. Eh iya, waktu pertama kali ketemu teukie juga sedang metapa ke kela sini. Jangan-jangan orang yg dipikirkan teukie ada di kelas ini.
LEETEUK VOP
“wahhh! Sinar mataharinya hangat. Selamat ya kamu sudah bisa mengobrol dengan yesung”
“iya ini berkat teukie-ssi. Gomwo ya”
“iya dong. Hahaha.” Aku tertawa sedikit menyombongkan diri.
“Teukie-ssi” tegur Youngteuk.
“ya. Mwo?”
“kenapa kamu berada di sini?”
“karena ada orang yg kusukai. Namanya hyun mi” jawabku apa adanya.
“Hyun mi?”
“Iya. Dia temanku sejak kecil. Sejak dulu dialah yg paling kusukai. Ternyata Dia juga merasakan hal yang sama terhadapku. Tapi aku tidak bisa mengungkapkan perasaanku. Tidak berani. Akhirnya kuputuskan menyatakannya sambil memberikan buket mawar kesukaannya. Ku beli buket mawar di hari ulang tahun Taeyeon. Berjanji untuk menemuinya. Tapi janji itu tidak tertepati. Beberapa ratus meter dari tempatnya menunggu aku di tabrak mobil. Itu kejadian 3 tahun lalu. Menyedihkan sekali ya. Aku sendiri menganggap aku ini cowok payah. Aku cman ingin ia mengingatku sedikit saja. Aku ingin ada kenangan diriku dalam hatinya. Aku ingin mendengar ia mengatakan itu” jelasku pada Youngteuk.
“teuki-ssi, ayo kita lihat hyun Mi di hari ulang tahunnya bersama-sama. Kalau ada kesempatan aku akan mengatakannya pada Hyun Mi. Lalau kau bisa mendengar apa yg di katakannya.”
“tapi aku tidak memaksamu menemaniku Youngteuk…”
“nggak apa-apa teukie-ssi. Kan sudah membantuku hingga bisa mengob rol dgn ysung. Sekarang gantian. Ok”
“Youngteuuuuuuuuuuuuuk…… youngteuuk baik deh!” tutupku sangat berterimakasih pada youngteuk.
***
Ae VOP
“ada waktu? Ada yg ingin kubicarakan dgnmu” sapa yesung. Akupun membalsnya dengan sedikit brtanya-tanya, “ada apa?”
“maaf memanggilmu kesini.”
“gwencana oppa. A… ada apa ya” woah… senangnya. Ia memanggilku ke ruang rapatini agar bisa mengobrol berdua saja.
“Young Ae, apa kamu pernah menyerah??” lanjutnya. Aku berharap ia akan bilang: sejak kelas 2 SD aku sudah menyukaimu dan pasti akan kujawab dengan iya dan penuh senyuman. Tapi…
To be continue….

0 comments:

Posting Komentar