CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Senin, 12 Desember 2011

(HyeSung scane) TRUE LOVE‘


balon putih berararti kau mencintaiku. Balon hitam berarti kau membenciku. Pilihlah sesuai perasaan mu terhadapku!“
hyerin-ah! hidup ini bukan hanya sebatas hitam dan putih. Tapi di tengah-tengahnya juga ada abu-abu. Aku tdk bisa memaksakan diri untuk mencintaimu, tapi disisi lain aku juga tdk membencimu. Aku tak punya perasaan sedikitpun terhadapmu. Mianhe.. jeongmal mianhe“
… “
ku harap setelah kejadian ini kita masih bisa menjadi teman baik“ namja itu pergi meninggalkan hyerin dgn kedua balon berbentuk hati yang masih di genggamanya. Sekuat mungkin hyerin menahan tangisnya, lalu pergi meninggalkan jejak langkah lewat butiran air mata yang terus mengalir lewat pelupuk matanya. Yesung yang melihat sahabatnya berlari dgn air mata berjatuhan segera melangkahkan kakinya mengikuti kemana yeoja itu pergi.

***
Sahabat akan selalu ada di saat kau butuh
Sahabat adalah orang yang selalu bisa membuatmu tersenyum
Sahabat sejati ialah tetap tinggal ketika kau mengatakan ^ tinggalkan aku sendiri ^



hyerin-ya! Kau disini rupanya” seru yesung lirih melihat yeoja di hadapannya menangis terseduh-seduh.
TINGGALKAN AKU SENDIRI” ucap hyerin seraya terus melempari batu kerikil ke arah sungai han. Ia memeluk lututnya erat .
hyerin-ah. waeyo? ceritakan semua kesedihanmu padaku”
sudah kubilang TINGGALKAN AKU SENDIRI” mendengar gertakan gadis itu semakin keras, yesung bukannya benar-benar pergi tetapi malah mendekat lalu duduk tepat di samping yeoja itu.
Yesung menepuk bahunya pelan, “terkadang aku akan meminjamkan bahuku ini untuk orang yang tengah bersedih” hyerin berfikir cukup lama, baru kemudian akhirnya menyenderkan kepalanya di bahu namja itu. Seketika hyerim merasakan jantungnya berdetak sangat cepat. Hyerin merasa aneh. Karena sebelumnya ia tak pernah merasakan hal seperti ini selain dengan namja itu. Lelaki yang baru saja menolak cintanya.
Yesung terus memperhatikan hyerin seraya tersenyum jahil. Ia terkekeh pelan melihat sahabatnya terus menangis, membentuk anak sungai Han di pelupuk matanya. Hyerin yang sadar sedari tadi di perhatikan, menjitak cepat pelipis sahabatnya itu #PLETAK yesung meringis kesakitan.
hukuman untuk orang yang menertawakanku di saat seperti ini!” hyerin menghapus perlahan air mata di wajahnya. Tepi kesedihan tak bisa begitu saja di sembunyikannya. Semakin keras ia mencoba membendungnya semakin deras pula sungai di wajahnya itu mengalir.
hik.. hik.. ” yesung mendengar samar-samar suara pekikan hyerin. Ia tahu betul kalau sekarang sahabatnhya itu sedang menahan tangisnya.
menangislah sebisamu hyerin-ah, kalau itu bisa membuatmu lebih tenang. Jangan kau tahan” tutur yesung lembut #PLETAK. Hyerin menjitak pelipis yesung sekali lagi, tapi kali ini lebih pelan. Mungkin gadis itu sudah melemah karena terus mengeluarkan air mata.
“kau pasti.. hik.. berfikir kalau aku cengeng” yesung mengangkat alisnya sebelah.. sebentar.. lalu kembali terkekeh pelan.
“aku tidak cengeng oppa-ya! Aku yeoja yang kuat. Air mata ini keluar begitu saja!
^yayaya.. baiklah. terserah kau saja hyerin-ah..^ gumam yesung dalam hati mendengar elakan yeoja itu. Ia tak mau kalau sampai salah bicara sedikit saja akan menambah kesedihan sahabat sekaligus orang yang amat di cintainya itu. Yesung mempererat pelukannya pada hyerin. Menepuk pelan punggungnya seolah berkata semuanya akan baik saja. Tak ada yang perlu di khawatirkan. Kau tak perlu memikirkan namja itu lagi
Hyerin melirik ke arah yesung sedikit sinis, hanya untuk sekedar memastikan ekspresi namja itu sekarang. Apakah ia benar-benar turut bersedih untuknya? TIDAK, tebak hyerin ketika mendapati namja itu kemudian tersenyum cerah kepadanya.
“oppa kenapa tersenyum terus! cih.. seperti orang gila saja”  cibir hyerin. Yesung tdk menggubris pernyataan hyerin melainkan hanya tertawa. Mendengar namja di sampingnya tertawa hyerin berfikir kalau sahabatnya itu benar-benar sudah gila.
kau Jongwoon-ah! Tertawa di atas pendseritaan orang lain.. huh” hyerin mendesah kesal.
untuk apa kau terus mengharapkannya sedang cintanya bukan untukmu?! hyerin-ah! Cinta tak selamanya harus memiliki.. kau tahu itu kan.”
kau masih bisa bilang seperti itu oppa.. karna kau tak pernah merasakan apa yang sedang kurasakan. Kau belum mengalami hal yang sama sepertiku”
kau salah hyerin-ah. Aku tahu! aku bisa mengerti perasaanmu. Kau dan aku sama saja. Ada seseorang yang ku sukai. Sangat suka.tapi ia malah tertarik dengan orang lain. Dia itu yeoja yang bodoh! Ketika cintanya di tolak ia terus saja menangis. Bahkan sampai sekrang ia masih menangisinya”
oppa..hyerin menatap yesung penuh curiga, kau bilang aku bodoh? kau menyindirku!”
“tidak“ yesung menggeleng pasti, aku hanya menyindir orang yang kucintai itu.  hyerin mengerutkan dahinya tak mengerti. Yesung mendesah pelan menyadari kepolosan yeoja di sampingnya itu.
saranghaeyo hyerin-ah” bisik yesung.
apa itu suatu pernyataan cinta?” tanya hyerin sedikit bersemangat. Raut kesedihan di wajahnya sedikit demi sedikit memudar.
tentu saja. Apa harus ku ulangi lagi?“
hmm.. tak perlu. Aku hanya ragu apa kau benar-benar mencintaiku”
maksudmu?”
bisa jadi kau hanya pura-pura mencintaiku. Dan saat aku bilang nado saranghae kau akan bilang kalau semua yang kau katakan tadi itu bohong” jawab hyerin sekenanya.
aish.. imajinasimu tinggi sekali. Kalau begitu lupakanlah. Anggap saja aku tak pernah menyatakannyayesung melangkahkan kakinya pelan menjahui tepat hyerin duduk di tepi sungai Han. Yesung sengaja memperlambat langkahnya berharap hyerin akan menahannya.
yesungie opa!!!” Dugaan namja itu benar. Hyerin meneriakkan namanya cukup keras. Seketika namja itu menyinggukan seulas senyuman di ujung bibirnya.
nado saranghaeyo oppa! Aku percaya padamu. Jangan ngambek, seperti anak kecil saja.. KKkkkkkk.. dan aku janji takkan menangisi namja itu lagi”
Kau tadi bilang apa hyerin-ah?” ucap yesung pura-puratak mendengar.
mian. Tak ada siaran ulang. Kalau ini iklan.. kau harus membayarnya dulu agar iklannya di siarkan lagi!“
hmm.. baiklah aku akan membayarnya” yesung mendekatkan wajahnya dengan wajah hyerin. Hyerin memejamkan matanya pasrah akan segala sesuatu yang akan terjadi. Namja itu semakin mendekatkan wajahnya dan sedikit lagi bibir meraka akan bertautan. Tapi tiba-tiba…
‘HACCHI!!!’ hyerin bersin tepat mengenai wajah yesung.
Hyerin-ya! Seenaknya saja menyebarkan virus kepada orang lain. Huh.. sudah cukup sebarkan virus cinta! saja jangan yang lain”
lihatlah! Imajinasimu juga tinggi sekali oppa. Ckckckck mianhe” hyerin mengucek-ngucek hidungnya.
wokey. Gwencana. Cuaca memang sedang sangat dingin, di tambah lagi kau menagis tadi. Huh dasar yeoja yang cengeng,” ujar yesung dengan nada sedikit bercanda. Tapi hyerin tidak, ia menanggapinya serius. #PLETAK# hyerin lalu menjitak pelipis yesung kesekian kelinya
kau pasti sedang flu sekarang. Kajja. Ku antar kau pulang ke rumah, jangan sampai sakit” yesung melepaskan jaketnya dan memasangkannya pada hyerin. Lalu kemudian hyerin menerimanya dengan penuh senyuman meski jaket itu terlalu besar untuk tubuhnya yang mungil. Mereka berdua melangkah pergi meninggalakn hamparan sungai han dgn tangan mereka yang saling bertautan erat.
hyerin.. tak ku sangka kau juga pintar merangkai kata-kata saat menembak namja itu tadi ckckck.. pdhal ku pikir kau yeoja terbodoh yang pernah ku kenal.. nyontek dari mana? HHaha“ ledek yesung. sebagaimana kebiasaan hyerin, lagi-lagi ia menjitak pelipis mantan sahabatnya itu cukup keras.
oppa!! Jangan ungkit masalah itu lagi.. huh.. dan juga, kalau aku bodoh kenapa kau suka denganku?!“ hyerin memanyunkan bibirnya kesal.
kalau kau bilang aku bodoh artinya kau lebih bodoh lagi karna bisa suka dengan orang bodoh!!“
Hhaha.. aku hanya bercanda hyerin-ah.. tapi kedengarannya bagus juga.. babo couple.. yah.. aku menemukan nama untuk couple” kita sambung yesung memasang tampang innocent.
hwa.. aku g mau.. oppa saja yang bodoh aku g mau ikut-ikutan hwekk” hyerin menjulurkan lidahnya kearah yesung. Yeoja itu kemudian berlari melepaskan genggaman dari namja di sampingnya. “ayo oppa!! Kita lomba lari!! Siapa yang telat sampai ke rumah berarti dia yang paling babo” teriak hyerin dengan suara cemprengnya. Yesung hanya tersenyum sebentar lalu ikut berlari, mencoba mengejar yeojachingunya itu.



Kita lahir hanya dengan satu hati jauh di dalam diri kita
Mengingatkan cinta harus datang dari hati yang paling dalam
Berilah cinta tampa menuntut balasan..
Dan kau akan menemukan cinta yang jauh lebih indah..

0 comments:

Posting Komentar